6 Tips Jitu Memilih Jasa Ekspor

Sekarang kalau mau beli barang online yang asalnya dari negara lain sudah tidak lagi sulit karena sekarang ada jasa ekspor yang siap melayani pengiriman barang dari dalam negeri atau dari luar negeri. Kalau mau memakai jasa ini sebaiknya hati-hati memilihnya sebab banyak jasa yang palsu, agar tidak tertipu jasa tadi sebaiknya baca ulasan berikut ini dulu.

Tata Cara Memilih Jasa Ekspor Terpercaya

Sekarang memang sudah banyak penipuan berkedok jasa pengiriman dan banyak juga pebisnis yang tertipu jasa pengiriman tersebut. Sebenarnya mudah untuk menghindari penipuan tersebut, caranya adalah dengan mempraktikkan beberapa tips atau cara yang akan dijelaskan di bawah ini.

  • Cek Surat Izin Penyedia Jasa

Sebelum akan memutuskan untuk menggunakan jasa pengiriman sebaiknya cek dulu apakah jasa tersebut sudah mempunyai surat izin atau belum. Surat yang harus dimiliki penyedia jasa ini berbeda sekali dengan surat izin yang dimiliki jasa ekspedisi domestik, kalau pengirimannya ke luar negeri maka jasa tersebut harus punya surat izin lebih banyak lagi. Tetapi ada banyak sekali pihak jasa yang tidak memikirkan hal tersebut makanya banyak konsumen jasa pengiriman tidak puas karena selalu ada masalah saat pengiriman barang. Jadi kalau tidak mau bermasalah tinggal pilih jasa yang sudah resmi dan ada izinnya saja.

  • Cek Tarif Jasa Pengiriman

Selain harus tahu jasa pengiriman sudah ada izin atau belum juga harus mengecek berapa ongkos kirim jasa kirim tersebut. Pengecekan harga ini harus dilakukan bukan hanya di satu jasa pengiriman saja tetapi harus banyak, sebab kalau hanya satu jadi tidak tahu mana penyedia jasa yang menawarkan tarif paling murah. Pengecekan ini selain bisa membantu konsumen mendapatkan penyedia jasa yang murah juga akan membantu konsumen mengetahui tarif setiap paket pengiriman yang ditawarkan jasa tersebut. Dengan tahu tarif tersebut, konsumen jadi bisa menyiapkan dana untuk membayar jasa pengiriman.

  • Cek Berapa Lama Pengiriman

Agar tahu penyedia jasa itu benar-benar bagus bukan hanya cek tarif harga tetapi cek juga kecepatan pengiriman barang. Kalau tarifnya murah tetapi barang lama sampainya maka jangan pakai jasa seperti ini. Jika barangnya mau dijual kembali jelas akan membuat konsumen tidak percaya lagi karena konsumen lama mendapatkan barangnya. Jadi kalau mau membuat konsumennya merasa puas maka pilihlah jasa yang selalu tepat waktu mengirimkan barang. Agar tidak salah pilih penyedia jasa sebaiknya jangan terlalu terburu-buru.

  • Cek Paket Pengiriman Yang Ditawarkan

Setiap jasa ekspor pasti menawarkan paket pengiriman yang berbeda-beda, semakin banyak paket yang ditawarkan maka semakin bagus jasa pengiriman tersebut. Jika penyedia jasa hanya menawarkan satu jenis paket pengiriman sebaiknya jangan gunakan penyedia jasa tersebut karena jasa tersebut sudah pasti jelek. Jika paketnya ada banyak barulah bagus, dengan adanya banyak pilihan paket ini akan membuat konsumen penyedia jasa jadi bisa memilih paket pengiriman sesuai dengan dana yang dimiliki. Agar tidak terlalu rugi waktu memakai jasa ini sebaiknya pilih jasa yang menyediakan paket pengiriman kilat saja.

  • Periksa Keamanan Barang

Pengecekan ini juga harus dilakukan karena dengan mengetahui jaminan keamanan barang jadi bisa lebih tenang, kalau jasa pengiriman tidak memberikan jaminan ini sebaiknya tidak usah memakai jasa ini saja. Sebab tanpa adanya jaminan tadi kalau barang rusak maka penyedia jasa tidak akan bertanggung jawab mengganti barang yang rusak tadi. Dengan adanya jaminan ini jadi bisa lebih tenang menunggu barang sampai rumah, karena rusak atau tidak barang tetap akan bisa didapatkan.

  • Cek Fasilitas Penyedia Jasa

Setelah melakukan pengecekan di atas tadi ada juga pengecekan lain yang perlu dilakukan dan pengecekannya adalah mengecek kelengkapan fasilitas yang ditawarkan jasa pengiriman. Penyedia jasa yang bagus itu harus punya fasilitas lengkap seperti fasilitas tracking. Fasilitas ini perannya penting sekali dan perannya adalah membantu konsumen melacak barang yang sedang dikirim, jadi konsumen bisa tahu posisi barang sudah sampai mana dengan fasilitas ini.

Keuntungan Memakai Jasa Ekspor

Adanya jasa pengiriman di Indonesia itu sangatlah membantu masyarakat khususnya masyarakat yang sering membeli barang dari luar negeri. Keuntungan yang akan dirasakan adalah konsumen tidak perlu lagi pusing mengambil barang yang sudah dibeli, konsumen cukup diam di rumah menunggu barangnya sampai. Barang tersebut akan dikirimkan jasa pengiriman langsung ke rumah konsumen tepat waktu.

Selain keuntungan tadi ada juga keuntungan lainnya yang bisa dirasakan konsumen dan keuntungannya adalah konsumen tidak perlu repot-repot menghitung berapa biaya impor barang tersebut. Penyedia jasa akan menghitung semua biaya tersebut dan juga akan mempersiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk pengiriman ini. Jadi setelah memakai jasa ekspor, konsumen sudah bisa tenang karena tidak memikirkan banyak hal.

3 Syarat Utama Menjadi Eksportir

Sekarang mau sukses menjalankan bisnis sebaiknya jangan mengincar pasar dalam negeri saja tetapi incar pasar negeri juga. Meskipun usaha yang dijalankan itu usaha mikro kalau pasarnya sudah luas pasti akan menjadi besar. Jika memang ingin mencoba menjual produk di luar negeri maka harus bisa menjadi eksportir sebab kalau belum dapat menjadi eksportir maka sulit untuk mengekspor barang. Untuk jadi eksportir itu ada syaratnya dan syarat tersebut akan diulas lengkap di bawah ini.

Syarat Wajib Untuk Jadi Eksportir

Pemerintah Indonesia saat ini sudah menyediakan banyak sekali fasilitas yang bisa membantu pelaku bisnis kecil maupun yang besar. Fasilitas pemerintah ini akan membantu proses ekspor barang yang dilakukan pelaku bisnis jadi kalau ada konsumen dari luar bisa langsung gunakan fasilitas tersebut. Untuk bisa melakukan kegiatan ekspor tersebut, pelaku bisnis harus bisa memenuhi beberapa persyaratan yang diajukan pemerintah. Untuk tahu apa saja syaratnya berikut penjelasannya.

  • Mempunyai Izin Usaha

Agar bisa bebas ekspor barang harus punya izin usaha terlebih dahulu, yang harusnya punya surat ini bukan saja perusahaan besar tetapi usaha kecil juga harus punya kalau ingin ekspor barang. Jika memang belum punya surat izin tersebut bisa buat dulu secara online. Ada beberapa jenis surat izin yang harusnya dimiliki, pertama adalah SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan. Kedua adalah NIB atau Nomor Induk Berusaha dan ketiga adalah NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak. Ketiga jenis surat tersebut harus dimiliki pebisnis jika mau lancar proses ekspornya.

  • Barang Ekspor Harus Sesuai Ketentuan

Setelah bisa mendapatkan surat izin maka pebisnis perlu tahu dulu barang apa saja yang bisa dan tidak bisa diekspor, semua barang jualan pebisnis harus bisa memenuhi ketentuan barang ekspor. Ada tiga kategori barang ekspor, pertama barang bebas ekspor seperti pakaian, hasil perkebunan dan kerajinan tangan. Kedua barang yang dibatasi seperti barang mahal dan langka dan ketiga adalah barang yang tidak boleh diekspor seperti obat terlarang.

  • Melengkapi Dokumen Ekspor

Mengirimkan barang di dalam negeri itu butuh dokumen dan dokumen ini juga akan diperlukan kalau mengirimkan barang antar negara. Untuk dokumennya sendiri juga lebih banyak jumlahnya seperti packing list, invoice, PEB atau Pemberitahuan Ekspor Barang, surat izin ekspor dan juga BL atau Bill of Landing. Selain dokumen tadi ada juga dokumen lainnya yang perlu dipersiapkan seperti Airway Bill atau AWB. Dokumen ini dibutuhkan kalau pengirimannya bukan lewat jalur darat tetapi lewat jalur udara.

Prosedur Kepabeanan Ekspor Di Indonesia

Untuk bisa mengekspor barang maka harus tahu dulu apa prosedur Kepabeanan, sebab kalau sampai tidak paham nantinya yang sulit pelaku bisnis sendiri. Kalau mau tahu prosedurnya seperti apa bacalah penjelasan berikut ini.

  • Pebisnis harus melaporkan barang yang diekspor ke kantor Bea Cukai dan mengisi PEB.
  • PEB yang sudah diisi lengkap harus diajukan kurang dari 7 hari sebelum tanggal ekspor.
  • Lakukan pembayaran pajak kalau barang ekspor itu dikenali pajak. Penyerahan PEB bisa langsung dilakukan eksportir.
  • Setelah itu barulah dilakukan pemeriksaan fisik dan juga dokumen ekspor.
  • Barang yang sudah disetujui akan dimasukkan ke kapal induk.

Kalau baru akan mengirimkan barang ekspor dan tidak tahu apa saja prosedurnya yang benar maka bisa kunjungi saja ke kantor bea cukai atau bisa juga minta bantuan jasa ekspor saja. Saat ini jasa tersebut sudah banyak jadi tidak susah mencarinya.

Tata Cara Ekspor Barang Untuk Pemula

Saat ini banyak masyarakat yang menjalankan bisnis rumahan atau bisnis kecil-kecilan, bisnis seperti ini banyak yang suka karena modalnya tidak banyak tetapi keuntungannya besar. Bisnis ini bisa menghasilkan keuntungan besar karena pebisnis rumahan ini tidak hanya memasarkan produknya di dalam negeri saja tetapi juga di luar negeri. Kalau untuk pebisnis pemula pastinya tidak tahu caranya ekspor produknya seperti apa, jika memang belum pernah sebaiknya coba baca dulu ulasan di bawah ini pasti akan paham caranya.

Langkah Yang Benar Mengekspor Barang

Ada banyak sekali masyarakat yang menjalankan bisnis tidak berani mengekspor barangnya ke negara lain, ketakutan yang dirasakan pebisnis tersebut disebabkan ongkos ekspor yang mahal. Padahal aslinya tidak seperti itu, ongkos ekspor mahal dan tidaknya itu ada patokannya. Kalau barang ekspornya ada pajaknya barulah mahal tetapi kalau tidak biayanya pasti akan murah. Untuk pemula yang masih merasa takut ekspor barang dagangannya sebaiknya ikuti langkah-langkah berikut ini agar tidak mengalami kendala saat ekspor barang.

  • Membuat Rencana Ekspor

Kegiatan ekspor tidak akan berjalan lancar jika eksportir tidak membuat rencana ekspor. Rencana ini harus dibuat dengan sangat detail dan juga teliti karena dengan adanya rencana ini akan memudahkan kegiatan ini di masa yang akan datang. Dalam membuat rencana ini ada beberapa hal yang harus didiskusikan dulu dengan importir seperti negara tujuan ekspor, pengepakan produk, jalur pengiriman produk, produk yang diekspor dan juga menentukan klasifikasi produk.

  • Siapkan Dokumen Yang Dibutuhkan

Ekspor barang tidak seperti mengirimkan barang ke kota lain, untuk bisa melakukan pengiriman ke luar negara maka ada beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Ada empat dokumen yang harusnya dipersiapkan, pertama adalah SIUP, surat ini merupakan bukti kalau bisnis yang dijalani sudah diakui pemerintah. Kedua adalah TDP atau Tanda Daftar Perusahaan, ketiga adalah NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak dan keempat adalah Nomor Identitas Kepabeanan. Jika salah satu dokumen yang sudah disebutkan tadi tidak dilengkapi maka ekspor barang tidak disetujui jadi wajib dipenuhi semuanya.

  • Menyiapkan Dokumen Ekspor

Dokumen yang diperlukan pebisnis itu bukan saja dokumen yang disebutkan di atas tadi tetapi ada dokumen lainnya yang harus disiapkan juga. Dokumen yang pertama adalah dokumen ekspor seperti packing list, invoice dan bill of landing. Kedua adalah dokumen tambahan seperti Certificate of analysis, Certificate of origin dan Certificate of Phytosanitary. Ketiga adalah dokumen sebelum ekspor seperti PEB dan juga Shipping Instruction. Dokumen-dokumen ini sama pentingnya dengan dokumen yang pertama kali disebutkan tadi jadi kalau satu dokumen belum ada maka barang belum dapat diekspor.

  • Membayar Biaya Bea Cukai

Setelah membuat rencana dan dokumen sudah disiapkan semuanya tinggal membayar bea cukai saja. Untuk bisa mendapatkan bukti bayar ini maka ada beberapa hal yang harusnya dilakukan terlebih dahulu. Pertama adalah mengajukan PEB, jika pihak Bea Cukai sudah menyetujui maka akan memperoleh dokumen PE atau persetujuan Ekspor. Pembayaran ini harus sesuai dengan tarif yang sudah ada di dokumen tadi, jadi kalau ada yang meminta uang lebih dari tarif tersebut sebaiknya tanyakan pada petugas saja.

  • Pengepakan Barang

Setelah pembayaran sudah selesai tinggal menunggu barang dimasukkan ke kapal, untuk hal ini yang melakukan bukan eksportir tetapi yang melakukan petugas. Setelah barang dimasukkan kapal, eksportir tinggal menunggu saja barang tersebut sampai negara tujuan. Untuk bisa mengetahui barang sudah sampai atau belum bisa melacak posisi barang tersebut menggunakan aplikasi saja.

Pentingnya Memanfaatkan Fasilitas Pemerintah Untuk Eksportir Pemula

Pemerintah saat ini sangat mendukung semua pemilik usaha di Indonesia baik yang kecil dan yang besar. Pemerintah memang mendukung sekali UMKM karena dengan adanya UMKM ini negara bisa memperoleh banyak pendapatan. Untuk pengusaha kecil yang ingin maju sebaiknya manfaatkan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah saja. Dengan menggunakan fasilitas ini, pengusaha kecil bisa membuat event promosi produk di luar negeri tanpa perlu mengeluarkan banyak uang. Kalau tidak mengeluarkan uang untuk promosi barang pastinya Event keuntungan yang akan diperoleh pebisnis bisa banyak sekali.

Prosedur Ekspor Sesuai Aturan Bea Cukai

Ekspor merupakan kegiatan mengirimkan barang ke luar negeri dan kegiatan ini harus sesuai dengan UU pabean. Untuk bisa melakukan kegiatan tersebut maka eksportir harus bisa mematuhi beberapa aturan dan juga persyaratan yang ada. Jika sampai tidak mematuhi itu semua bisa-bisa eksportir akan mendapatkan sanksi. Selain harus mematuhi itu semua juga harus bisa mengikuti prosedur ekspor sesuai arahan Bea Cukai. Untuk tahu prosedurnya seperti apa saja maka bacalah dulu beberapa ulasan di bawah ini.

Prosedur Lengkap Ekspor Barang

Barang yang dapat diekspor itu jenisnya banyak sekali, ada hasil perkebunan, kerajinan tangan dan juga pakaian. Semua barang tersebut bisa saja tidak dapat diekspor kalau eksportir tidak tahu tata cara ekspor yang benar atau tidak paham prosedur ekspor seperti apa. Prosedur pengiriman dalam negeri dan luar negeri itu berbeda sekali, lebih ribet yang ke luar negeri. Kalau tidak mau salah dan tidak mau gagal ekspor barang sebaiknya baca prosedur ekspor yang benar berikut ini.

  • Menyerahkan PEB

Prosedur pertama yang harusnya dilakukan adalah eksportir harus menyampaikan PEB yang sudah lengkap ke kantor Bea Cukai. PEB bisa dikatakan lengkap kalau sudah ada invoice, packing list dan juga dokumen penting lain. Penyerahan PEB ini jangan sampai mendekati waktu ekspor barang, sebaiknya sebelum diekspor sudah diserahkan.

  • Pengecekan Dokumen

Setelah dokumen sudah disiapkan semuanya tinggal menyerahkan dokumen tersebut kepada petugas Bea Cukai, setelah dokumen tersebut diserahkan lalu petugas akan mengecek dokumen tersebut. Pengecekan ini dilakukan agar tahu dokumennya sudah lengkap atau tidak, kalau sudah lengkap bisa langsung ke proses yang berikutnya. Tetapi kalau ternyata belum lengkap maka akan terbit NPP atau Nota Pemberitahuan Penolakan.

  • Pemeriksaan Barang

Setelah dokumennya lengkap semua tinggal dilakukan pemeriksaan barang, pemeriksaan ini juga perlu dilakukan agar tahu barang yang diekspor itu termasuk barang yang dilarang diekspor atau tidak. Pemeriksaan dokumen barang juga diperlukan, jika barangnya tidak sesuai maka akan terbit NPPD atau Nota Pemberitahuan Persyaratan Dokumen. Jika barangnya bukan barang terlarang dan juga lengkap dokumennya maka PEB yang diajukan tadi akan diberikan nomor pendaftaran dan juga terbit respons NPE.

Jenis Barang Ekspor Yang Akan Diperiksa Fisiknya

Ekspor barang tidak semudah yang dipikirkan karena prosesnya banyak sekali, barang ekspor tidak akan langsung dikirimkan tetapi akan diperiksa terlebih dahulu. Barang yang akan diperiksa ini tidak semua barangnya sama tetapi hanya barang-barang yang ada di bawah ini saja yang akan diperiksa.

  • Barang ekspor yang diimpor kembali.
  • Barang yang memperoleh fasilitas pengembalian dan pembebasan.
  • Barang yang menunjukkan adanya indikasi terjadi pelanggaran atau sudah melanggar aturan yang berlaku.

Biasanya barang-barang yang seperti itu baru akan dikirimkan atau diekspor kalau pemeriksaan fisiknya sudah lolos, jika memang tidak lolos maka pihak Bea Cukai akan mengembalikan barang tersebut. Untuk barang yang jelas akan mudah disetujui jika diekspor adalah pakaian, hasil pertanian dan juga hasil kerajinan, barang-barang tersebut mudah diekspor karena bisa menguntungkan negara.

Sebenarnya ekspor barang itu tidak sesulit yang dibayangkan kalau melakukannya tidak dengan tenaga sendiri tetapi memakai bantuan jasa ekspor. Dengan memakai jasa ini, pebisnis cukup bayar biaya penyedia jasa saja dan semua barang akan bisa dikirimkan dengan cepat oleh jasa ekspor. Jasa yang bisa melakukan itu semua hanyalah jasa ekspor yang terpercaya jadi pilih jasa yang sudah dipercaya konsumennya saja.

Mengenal Apa Itu Impor Dan Jenisnya

Kalau dulu yang melakukan impor seringnya negara tetapi sekarang kegiatan ini yang melakukan bukan saja negara tetapi masyarakat juga sudah sering sekali mengimpor barang. Masyarakat yang biasanya melakukan hal tersebut adalah masyarakat yang profesinya pebisnis saja, kalau masyarakat awam tidak pernah mengimpor barang. Ada banyak alasan kenapa kegiatan ini sering dilakukan dan untuk tahu lebih jelas mengenai impor ini bisa baca ulasan singkat berikut ini.

Pengertian Lengkap Mengenai Impor

Kata impor pasti sering sekali didengar, kata ini artinya adalah pemasukan barang dari negara lain atau luar negeri. Jika disimpulkan impor adalah aktivitas memasukkan produk atau barang yang diproduksi di luar negeri kemudian dijual atau dipasarkan di dalam negeri. Kegiatan ini bukan saja akan memasukkan barang tetapi bisa juga mendatangkan penyedia jasa atau tenaga ahli dari luar untuk bekerja di negara Indonesia.

Ada beberapa alasan kenapa sebuah negara mengimpor barang, alasannya karena negara tersebut tidak punya kemampuan untuk memproduksi barang yang diimpor. Biasanya ketidakmampuan negara ini disebabkan tidak adanya alat untuk memproduksi dan juga tidak punya banyak bahan untuk memproduksi. Untuk bisa tetap mendapatkan barang tersebut makanya negara mengimpor produk yang sudah jadi.

4 Jenis Impor Yang Ada Di Dunia

Kegiatan impor tidak hanya dilakukan satu atau dua kali saja tetapi kegiatan ini setiap harinya dilakukan dan yang melakukan bukan hanya satu pihak saja tetapi banyak pihak yang melakukan. Banyaknya pihak yang melakukan disebabkan jenis impor yang bisa dilakukan juga ada banyak, kalau sekarang ini sudah ada empat jenis impor yang paling sering dilakukan. Untuk tahu jenis impornya apa saja berikut penjelasannya.

  • Impor Sementara

Jenis yang pertama ini merupakan kegiatan memasukkan jasa atau barang ke sebuah wilayah di Indonesia yang tujuannya adalah mengekspor kembali barang tersebut. Biasanya barang impor tadi tidak langsung diekspor tetapi menunggu sampai 3 tahun barulah barangnya dijual kembali ke luar negeri.

  • Impor Barang Untuk Digunakan

Jenis kedua adalah kegiatan membeli dan memasukkan barang ke Indonesia, kegiatan ini dilakukan dengan tujuan mau memakai barang tersebut. Jadi kalau sudah mendapatkan barang tadi akan langsung digunakan atau dimanfaatkan, barang tersebut tidak akan dijual lagi.

  • Impor Angkut Terus

Jenis ketiga ini merupakan kegiatan mengangkut produk atau barang memakai sarana pengangkut dari kantor satu ke kantor yang lainnya. Kegiatan ini tidak melalui proses pembongkaran barang terlebih dulu, jadi setelah barang sampai ke negara Indonesia langsung dikirim ke tempat lainnya.

  • Impor Untuk Ditimbun

Untuk jenis impor yang terakhir ini merupakan kebalikan dari kegiatan yang jenis ketiga, untuk perbedaannya adalah barang impor setelah sampai akan dibongkar terlebih dahulu. Kalau proses pembongkaran sudah selesai barulah barang tersebut akan diantar ke wilayah lainnya sesuai dengan domisili eksportir.

Contoh Barang Yang Sering Diimpor Negara Indonesia

Negara Indonesia merupakan negara yang sering mengimpor barang dari luar negeri, biasanya negara Indonesia mengimpor dari negara China. Ada banyak barang yang dibeli Indonesia dari luar negeri, biasanya yang diimpor adalah barang-barang yang bisa membantu kegiatan sehari-hari. Contohnya adalah kendaraan bermotor seperti mobil dan juga motor. Selain itu juga sering sekali mengimpor barang-barang elektronik dan juga mesin untuk pabrik. Semua barang tadi diimpor karena Indonesia belum mampu membuat kendaraan dan juga barang elektronik dalam jumlah yang banyak.

Beberapa Aturan Impor Barang Dari Luar Negeri

Saat ini sedang ada bisnis yang digemari masyarakat Indonesia dan bisnis tersebut adalah bisnis ekspor impor, untuk bisa menjalankan bisnis tersebut dengan baik maka perlu tahu dulu aturan impor ataupun aturan ekspor. Untuk melakukan impor ini harus bisa melengkapi semua dokumen yang dibutuhkan dan juga harus bisa membayar bea cukai jika barang yang diimpor itu termasuk barang yang dikenakan bea. Jenis barang impor juga tidak boleh barang terlarang seperti senjata api atau narkoba, jika sudah mematuhi aturan tadi barulah proses impor barang berjalan lancar.

Tata Cara Mengimpor Barang Yang Benar

Semua masyarakat di Indonesia pasti sering dengar istilah impor, istilah ini artinya adalah kegiatan memasukkan sebuah barang yang asalnya dari luar negeri ke dalam negeri. Impor bisa juga bukan impor barang tetapi bisa juga mengimpor tenaga ahli untuk bekerja di Indonesia. Proses impor ini kadang mudah dan kadang susah, biasanya kalau susah itu pengimpor barang tidak tahu cara mengimpor yang benar seperti apa. Kalau memang belum tahu bisa baca dulu penjelasan singkat di bawah ini.

  • Menentukan Jenis Barang Yang Diimpor

Ada banyak sekali jenis barang yang bisa diimpor, jadi sebelum akan impor sebaiknya tahu dulu barang apa saja yang boleh dan tidak boleh diimpor. Penentuan barang ini bukan saja dilihat dari fungsi barang tersebut tetapi lihat juga apakah barang itu bebas bea atau tidak, jika barangnya dikenakan bea maka harus menyiapkan uang untuk bayar tarif bea tersebut. Selain harus menentukan barang tadi juga perlu menentukan mau mengimpor barang dari negara mana. Penentuan negara ini juga akan berpengaruh pada tarif impor jadi perlu dilakukan dengan benar.

  • Memilih Metode Pengiriman

Setelah tahu barang apa yang mau dibeli maka harus menentukan metode pengiriman barang tersebut. Metode pengiriman ini harus dipilih dengan hati-hati karena salah memilih metode pengiriman bisa menyebabkan biaya pengiriman jadi mahal. Selain bisa membuat biaya pengiriman lebih murah, pemilihan yang tepat akan membuat pembeli bisa memperoleh barang tepat waktu. Ada tiga metode pengiriman yang dapat dipilih, pertama adalah pengiriman lewat laut, kedua adalah lewat udara dan yang ketiga lewat jalur darat. Setiap metode pengiriman yang sudah disebutkan tadi itu punya kelebihan dan kekurangan masing-masing jadi bijaklah dalam memilih.

  • Memilih Freight Forwarder

Waktu mengirimkan barang pastinya harus mempersiapkan uang, uang ini akan digunakan untuk membayar jasa pengiriman. Agar tidak mengeluarkan banyak uang sebaiknya jangan asal pilih jasa pengiriman. Jasa pengiriman yang harusnya dipilih adalah jasa pengiriman yang sudah profesional, jasa tersebut harus bisa membantu konsumennya mengurus syarat dokumentasi dan juga pengurusan kepabeanan. Kalau sudah memakai jasa yang bagus, pasti importir tidak akan pusing mengurus semua hal yang ada kaitannya dengan pengiriman barang. Jasa ini akan menyelesaikan semuanya agar konsumen bisa duduk tenang di rumah menunggu barang sampai.

  • Memahami Aturan Kepabeanan

Sebelum mengimpor barang sebaiknya harus memahami dulu apa saja aturan yang dibuat kepabeanan, kalau sampai tidak tahu aturan tersebut ada kemungkinan melanggar aturan tersebut. Kalau sudah melanggar bukan saja akan dikenakan sanksi pidana saja tetapi bisa juga terkena sanksi perdata. Jika sudah tahu aturannya maka pelajari juga dokumen penting yang dibutuhkan untuk impor barang. Kalau memang kurang paham akan semua itu, maka importir bisa bertanya langsung kepada petugas kantor bea cukai atau bertanya kepada jasa pengiriman.

  • Asuransikan Barang Impor

Agar tidak rugi waktu membeli barang impor sebaiknya barang yang diimpor tersebut harus diasuransikan. Semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ekspor impor wajib mengasuransikan barang yang dijual atau barang yang dibeli. Dengan mengasuransikan barang tersebut jadi bisa lebih tenang, kalau barang sampai ke tangan dalam kondisi yang tidak sempurna bisa mendapatkan barang baru karena sudah ada asuransi. Selain harus diasuransikan juga perlu menentukan bagaimana caranya membayar barang impor. Metode pembayaran yang harusnya digunakan yang aman saja seperti memakai pembayaran online saja.

Tujuan Utama Melakukan Impor

Ada banyak masyarakat yang menganggap kalau impor itu hanya menguntungkan pihak pengimpor saja padahal aslinya tidak seperti itu karena kegiatan ini itu akan menguntungkan semua orang. Ada beberapa alasan kenapa kegiatan impor ini sampai dilakukan, untuk alasannya yang paling utama adalah tidak bisa memproduksi barang. Sebuah negara yang tidak dapat memproduksi sebuah barang pasti akan langsung mengimpor barang tersebut.

Negara sampai tidak bisa membuat barang tersebut dikarenakan negara tidak mempunyai alat atau bahan untuk membuat barang tersebut. Selain karena hal tersebut bisa juga dikarenakan biaya produksi barang yang terlalu mahal, karena tidak punya dana banyak jadi lebih memilih membeli barang yang sudah jadi saja.