Prosedur Ekspor Sesuai Aturan Bea Cukai

Ekspor merupakan kegiatan mengirimkan barang ke luar negeri dan kegiatan ini harus sesuai dengan UU pabean. Untuk bisa melakukan kegiatan tersebut maka eksportir harus bisa mematuhi beberapa aturan dan juga persyaratan yang ada. Jika sampai tidak mematuhi itu semua bisa-bisa eksportir akan mendapatkan sanksi. Selain harus mematuhi itu semua juga harus bisa mengikuti prosedur ekspor sesuai arahan Bea Cukai. Untuk tahu prosedurnya seperti apa saja maka bacalah dulu beberapa ulasan di bawah ini.

Prosedur Lengkap Ekspor Barang

Barang yang dapat diekspor itu jenisnya banyak sekali, ada hasil perkebunan, kerajinan tangan dan juga pakaian. Semua barang tersebut bisa saja tidak dapat diekspor kalau eksportir tidak tahu tata cara ekspor yang benar atau tidak paham prosedur ekspor seperti apa. Prosedur pengiriman dalam negeri dan luar negeri itu berbeda sekali, lebih ribet yang ke luar negeri. Kalau tidak mau salah dan tidak mau gagal ekspor barang sebaiknya baca prosedur ekspor yang benar berikut ini.

  • Menyerahkan PEB

Prosedur pertama yang harusnya dilakukan adalah eksportir harus menyampaikan PEB yang sudah lengkap ke kantor Bea Cukai. PEB bisa dikatakan lengkap kalau sudah ada invoice, packing list dan juga dokumen penting lain. Penyerahan PEB ini jangan sampai mendekati waktu ekspor barang, sebaiknya sebelum diekspor sudah diserahkan.

  • Pengecekan Dokumen

Setelah dokumen sudah disiapkan semuanya tinggal menyerahkan dokumen tersebut kepada petugas Bea Cukai, setelah dokumen tersebut diserahkan lalu petugas akan mengecek dokumen tersebut. Pengecekan ini dilakukan agar tahu dokumennya sudah lengkap atau tidak, kalau sudah lengkap bisa langsung ke proses yang berikutnya. Tetapi kalau ternyata belum lengkap maka akan terbit NPP atau Nota Pemberitahuan Penolakan.

  • Pemeriksaan Barang

Setelah dokumennya lengkap semua tinggal dilakukan pemeriksaan barang, pemeriksaan ini juga perlu dilakukan agar tahu barang yang diekspor itu termasuk barang yang dilarang diekspor atau tidak. Pemeriksaan dokumen barang juga diperlukan, jika barangnya tidak sesuai maka akan terbit NPPD atau Nota Pemberitahuan Persyaratan Dokumen. Jika barangnya bukan barang terlarang dan juga lengkap dokumennya maka PEB yang diajukan tadi akan diberikan nomor pendaftaran dan juga terbit respons NPE.

Jenis Barang Ekspor Yang Akan Diperiksa Fisiknya

Ekspor barang tidak semudah yang dipikirkan karena prosesnya banyak sekali, barang ekspor tidak akan langsung dikirimkan tetapi akan diperiksa terlebih dahulu. Barang yang akan diperiksa ini tidak semua barangnya sama tetapi hanya barang-barang yang ada di bawah ini saja yang akan diperiksa.

  • Barang ekspor yang diimpor kembali.
  • Barang yang memperoleh fasilitas pengembalian dan pembebasan.
  • Barang yang menunjukkan adanya indikasi terjadi pelanggaran atau sudah melanggar aturan yang berlaku.

Biasanya barang-barang yang seperti itu baru akan dikirimkan atau diekspor kalau pemeriksaan fisiknya sudah lolos, jika memang tidak lolos maka pihak Bea Cukai akan mengembalikan barang tersebut. Untuk barang yang jelas akan mudah disetujui jika diekspor adalah pakaian, hasil pertanian dan juga hasil kerajinan, barang-barang tersebut mudah diekspor karena bisa menguntungkan negara.

Sebenarnya ekspor barang itu tidak sesulit yang dibayangkan kalau melakukannya tidak dengan tenaga sendiri tetapi memakai bantuan jasa ekspor. Dengan memakai jasa ini, pebisnis cukup bayar biaya penyedia jasa saja dan semua barang akan bisa dikirimkan dengan cepat oleh jasa ekspor. Jasa yang bisa melakukan itu semua hanyalah jasa ekspor yang terpercaya jadi pilih jasa yang sudah dipercaya konsumennya saja.