Tata Cara Ekspor Barang Untuk Pemula

Spread the love

Saat ini banyak masyarakat yang menjalankan bisnis rumahan atau bisnis kecil-kecilan, bisnis seperti ini banyak yang suka karena modalnya tidak banyak tetapi keuntungannya besar. Bisnis ini bisa menghasilkan keuntungan besar karena pebisnis rumahan ini tidak hanya memasarkan produknya di dalam negeri saja tetapi juga di luar negeri. Kalau untuk pebisnis pemula pastinya tidak tahu caranya ekspor produknya seperti apa, jika memang belum pernah sebaiknya coba baca dulu ulasan di bawah ini pasti akan paham caranya.

Langkah Yang Benar Mengekspor Barang

Ada banyak sekali masyarakat yang menjalankan bisnis tidak berani mengekspor barangnya ke negara lain, ketakutan yang dirasakan pebisnis tersebut disebabkan ongkos ekspor yang mahal. Padahal aslinya tidak seperti itu, ongkos ekspor mahal dan tidaknya itu ada patokannya. Kalau barang ekspornya ada pajaknya barulah mahal tetapi kalau tidak biayanya pasti akan murah. Untuk pemula yang masih merasa takut ekspor barang dagangannya sebaiknya ikuti langkah-langkah berikut ini agar tidak mengalami kendala saat ekspor barang.

  • Membuat Rencana Ekspor

Kegiatan ekspor tidak akan berjalan lancar jika eksportir tidak membuat rencana ekspor. Rencana ini harus dibuat dengan sangat detail dan juga teliti karena dengan adanya rencana ini akan memudahkan kegiatan ini di masa yang akan datang. Dalam membuat rencana ini ada beberapa hal yang harus didiskusikan dulu dengan importir seperti negara tujuan ekspor, pengepakan produk, jalur pengiriman produk, produk yang diekspor dan juga menentukan klasifikasi produk.

  • Siapkan Dokumen Yang Dibutuhkan

Ekspor barang tidak seperti mengirimkan barang ke kota lain, untuk bisa melakukan pengiriman ke luar negara maka ada beberapa dokumen yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Ada empat dokumen yang harusnya dipersiapkan, pertama adalah SIUP, surat ini merupakan bukti kalau bisnis yang dijalani sudah diakui pemerintah. Kedua adalah TDP atau Tanda Daftar Perusahaan, ketiga adalah NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak dan keempat adalah Nomor Identitas Kepabeanan. Jika salah satu dokumen yang sudah disebutkan tadi tidak dilengkapi maka ekspor barang tidak disetujui jadi wajib dipenuhi semuanya.

  • Menyiapkan Dokumen Ekspor

Dokumen yang diperlukan pebisnis itu bukan saja dokumen yang disebutkan di atas tadi tetapi ada dokumen lainnya yang harus disiapkan juga. Dokumen yang pertama adalah dokumen ekspor seperti packing list, invoice dan bill of landing. Kedua adalah dokumen tambahan seperti Certificate of analysis, Certificate of origin dan Certificate of Phytosanitary. Ketiga adalah dokumen sebelum ekspor seperti PEB dan juga Shipping Instruction. Dokumen-dokumen ini sama pentingnya dengan dokumen yang pertama kali disebutkan tadi jadi kalau satu dokumen belum ada maka barang belum dapat diekspor.

  • Membayar Biaya Bea Cukai

Setelah membuat rencana dan dokumen sudah disiapkan semuanya tinggal membayar bea cukai saja. Untuk bisa mendapatkan bukti bayar ini maka ada beberapa hal yang harusnya dilakukan terlebih dahulu. Pertama adalah mengajukan PEB, jika pihak Bea Cukai sudah menyetujui maka akan memperoleh dokumen PE atau persetujuan Ekspor. Pembayaran ini harus sesuai dengan tarif yang sudah ada di dokumen tadi, jadi kalau ada yang meminta uang lebih dari tarif tersebut sebaiknya tanyakan pada petugas saja.

  • Pengepakan Barang

Setelah pembayaran sudah selesai tinggal menunggu barang dimasukkan ke kapal, untuk hal ini yang melakukan bukan eksportir tetapi yang melakukan petugas. Setelah barang dimasukkan kapal, eksportir tinggal menunggu saja barang tersebut sampai negara tujuan. Untuk bisa mengetahui barang sudah sampai atau belum bisa melacak posisi barang tersebut menggunakan aplikasi saja.

Pentingnya Memanfaatkan Fasilitas Pemerintah Untuk Eksportir Pemula

Pemerintah saat ini sangat mendukung semua pemilik usaha di Indonesia baik yang kecil dan yang besar. Pemerintah memang mendukung sekali UMKM karena dengan adanya UMKM ini negara bisa memperoleh banyak pendapatan. Untuk pengusaha kecil yang ingin maju sebaiknya manfaatkan fasilitas yang telah disiapkan pemerintah saja. Dengan menggunakan fasilitas ini, pengusaha kecil bisa membuat event promosi produk di luar negeri tanpa perlu mengeluarkan banyak uang. Kalau tidak mengeluarkan uang untuk promosi barang pastinya Event keuntungan yang akan diperoleh pebisnis bisa banyak sekali.